Radical Revolutionary: Menyuarakan Nasionalisme Lewat Gaya Futuristik Ernesto Abram

Di panggung JF3 Fashion Festival 2025, desainer Ernesto Abram kembali menunjukkan konsistensinya dalam menghadirkan karya-karya yang mencuri perhatian. Tampil pada Minggu, 27 Juli 2025, Ernesto membawakan koleksi bertajuk “Radical Revolutionary”, yang merepresentasikan semangat perubahan, keberanian, dan kebebasan berekspresi. Koleksi ini memadukan pendekatan futuristik, avant-garde, dan tradisi modern kontemporer dengan pesan kuat tentang nasionalisme modern. Lewat karya ini, Ernesto ingin menyusupkan semangat kebangsaan kepada generasi muda, namun dengan pendekatan gaya global yang berani dan inovatif.


Perjalanan Ernesto Abram di dunia fashion memang tidak biasa. Lulusan LPTB Susan Budihardjo ini memulai kariernya dengan merancang gaun untuk klien-klien eksklusif. Namun, dengan ketekunan dan inovasi yang terus diasah, karyanya mendapat pengakuan luas hingga berhasil tampil di ajang internasional seperti Hong Kong Fashion Week 2014 serta menjadi bagian tetap dari JF3 Fashion Festival sejak tahun 2023.


Karya-karya Ernesto selalu menonjolkan identitas yang kuat—edgy, chic, dan futuristic—dan koleksi tahun ini tidak terkecuali. “Radical Revolutionary” hadir sebagai cerminan dari visi fashion yang tidak hanya estetis, tetapi juga mengandung pesan yang relevan. Koleksi ini menyuarakan kebebasan dalam mengekspresikan jati diri tanpa kehilangan akar budaya, dan mengajak generasi muda untuk bangga menjadi bagian dari identitas Indonesia di tengah arus globalisasi.

Melalui koleksi ini, Ernesto juga memperkuat perannya sebagai desainer yang tidak hanya menciptakan busana, tetapi juga menyampaikan gagasan dan nilai-nilai melalui karya. Keikutsertaannya dalam JF3 Fashion Festival 2025 menegaskan komitmennya terhadap eksplorasi kreatif dan transformasi gaya dalam konteks yang lebih luas.

Dengan keberanian estetika dan pesan yang kuat, penampilan Ernesto Abram di JF3 kali ini menjadi salah satu momen paling inspiratif dalam rangkaian pertunjukan, menegaskan bahwa fashion bisa menjadi medium revolusioner untuk menyampaikan semangat dan visi masa depan.