JF3 x Korea: Kolaborasi Strategis yang Membuka Babak Baru Fashion Asia!
Di tengah derasnya arus K-Wave Culture yang mendunia, dari musik K-Pop, drama, kuliner, hingga gaya hidup, K-Fashion tampil sebagai salah satu kekuatan utama yang membentuk wajah budaya pop global. Lebih dari sekadar tren, K-Fashion merepresentasikan semangat kreatif dan inovatif Korea Selatan yang kini menjadi inspirasi bagi industri mode dunia. Dalam konteks inilah, JF3 bersama MCC Global dan Lehans Seoul mengambil langkah strategis untuk memperkuat jembatan kolaborasi antara Indonesia dan Korea Selatan.
Momentum bersejarah ini diwujudkan dalam sebuah exhibition bertajuk “Looking Good” yang digelar di Lehans, Seongbuk District, Seoul, pada 31 Oktober 2025. Pertemuan ini mempertemukan desainer, pelaku bisnis, dan kreator lintas negara untuk berbagi pandangan, ide, dan peluang di ranah fashion business Asia.
Kolaborasi Strategis Menuju Ekosistem Fashion yang Lebih Terpadu
Inisiatif JF3 dengan MCC Global menjadi program kolaborasi pertama yang menghubungkan dua ruang pamer terkemuka dari kedua negara, menarik perhatian industri sebagai platform bisnis nyata untuk memasuki pasar Asia. Program ini merupakan bagian dari strategi pemasaran global terpadu yang menggabungkan showroom, toko pop-up, pertemuan B2B2C, hingga jaringan media internasional.
Melalui acara ini, para pengunjung yang datang dapat berinteraksi, memperluas jejaring bisnis, dan membuka peluang kolaborasi lintas industri. Hal seperti ini yang memperkuat posisi JF3 sebagai penggerak pertumbuhan fashion business di Asia, membuka peluang investasi, dan mempertemukan pelaku industri kreatif dari berbagai negara.
CEO MCC Global, Yang Hye-jin, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperluas hubungan antarnegara melalui fashion.
“Acara ini bukan sekadar pertukaran, melainkan titik awal bagi pertumbuhan bersama industri fesyen Asia dan penciptaan nilai berkelanjutan. Berdasarkan jaringan global yang dibangun melalui JF3, kami akan membuka pasar-pasar baru yang mempertemukan fesyen, seni, dan gaya hidup di masa depan” ujar Yang Hye-jin.
MCC Global dan JF3, Membangun Jejaring Bisnis Fashion Asia
Lebih dari 150 tokoh industri dari Indonesia, Korea, dan Prancis turut hadir, termasuk Thresia Mareta selaku perwakilan JF3 Indonesia, serta para desainer dan pelaku bisnis mode dari kedua negara.
Kolaborasi JF3 dan MCC Global semakin nyata lewat peragaan busana yang menampilkan karya desainer dari Indonesia dan Korea. Dari Indonesia, tampil LAKON Indonesia dengan koleksi berfokus pada sustainable fashion dan pelestarian wastra Nusantara, serta karya Hartono Gan dan Ernesto Abram yang memadukan tradisi dengan sentuhan urban modern.
Sementara dari Korea, hadir label seperti J.WOO, Fan Young, Consteller DL, dan Baby Draw, yang menonjolkan karakter khas K-Fashion yang eksperimental dan progresif. Kehadiran desainer haute couture asal Prancis, Jerome Blin, turut mempertegas bahwa kolaborasi ini bersifat global — menjembatani Eropa, Korea, dan Indonesia dalam satu panggung mode Asia.
Membentuk Masa Depan Fashion Asia Bersama
Kolaborasi JF3 dengan MCC Global melalui Hi Seoul Showroom menjadi simbol dari semangat baru dalam industri fashion Asia yang terbuka, kolaboratif, serta berkelanjutan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa mode tidak hanya tentang gaya, tetapi juga tentang membangun hubungan antarbudaya dan memperkuat ekonomi kreatif lintas negara.
Sebagai platform mode terkemuka Indonesia, JF3 terus memperluas langkahnya di kancah internasional. Kolaborasi bersama MCC Global menegaskan posisi JF3 bukan sekadar festival tahunan, tetapi jembatan diplomasi budaya dan bisnis kreatif antara Indonesia dan Korea Selatan. Melalui kolaborasi ini, JF3 membuka peluang pertukaran ide, investasi, dan pasar bagi desainer kedua negara serta global.
Baca Juga: Harmoni Warisan dan Inovasi: LAKON Indonesia Tampil Gemilang di Osaka World Expo