SHA BLACK Tampil Berani di JF3 2025: Elegansi Hitam dalam Wujud Paling Tajam
SHA BLACK, label kontemporer di bawah SHA House yang diprakarsai oleh desainer kenamaan Oscar Lawalata (Asha Smara Darra), kembali tampil memukau di panggung JF3 Fashion Festival 2025 dengan sebuah koleksi yang menantang batas desain dalam satu warna: hitam.
Tak sekadar warna latar, SHA BLACK menjadikan hitam sebagai pusat narasi. Koleksi ini adalah pernyataan—bukan hanya soal gaya, tapi tentang keberanian dan identitas. Dengan garis desain yang modern dan eksperimental, SHA BLACK mengusung siluet tajam, bentuk geometris, hingga proporsi yang tak biasa. Setiap busana dirancang dengan pendekatan minimalis namun tetap tegas, menggabungkan bahan seperti wool, silk, dan katun yang menghadirkan kontras antara struktur dan flow.
Asha Smara Darra, melalui SHA BLACK, mengeksplorasi hitam sebagai simbol ekspresi diri dan kebebasan bereksperimen. Warna yang selama ini kerap dianggap sederhana justru menjadi kekuatan utama dalam koleksi ini. Motif dan tekstur dihadirkan secara subtil—abstrak namun artistik, menciptakan karya yang elegan tanpa perlu banyak kata.
Tak hanya fokus pada estetika, SHA BLACK juga menanamkan nilai keberlanjutan dalam proses kreatifnya. Setiap item dibuat dari material berkualitas tinggi dan diproduksi secara terbatas, menjunjung tinggi prinsip fashion yang bertanggung jawab dan siap pakai dalam jangka panjang.
Sebanyak 34 tampilan akan dihadirkan dalam show ini, menjadikan SHA BLACK sebagai salah satu highlight di JF3 2025. Koleksi ini tidak hanya bisa dinikmati di atas runway, tetapi juga tersedia untuk publik.
Dengan koleksi ini, SHA BLACK sekali lagi membuktikan bahwa warna hitam bisa tampil lantang, tajam, dan tetap anggun. Satu hal yang pasti: di balik setiap potongan busana SHA BLACK, ada cerita tentang keberanian untuk tampil beda.