Metamorph by Zack Hadirkan “Art of Future” di JF3 Fashion Festival 2025

JF3 Fashion Festival 2025 kembali menjadi panggung bagi karya-karya penuh inovasi, dan kali ini Metamorph by Zack mengambil sorotan utama dengan koleksi terbarunya bertajuk Art of Future. Tampil dengan penuh percaya diri, brand asal Malang ini menampilkan sebuah pendekatan baru dalam dunia couture anak-anak yang tidak hanya elegan dari sisi visual, tetapi juga kuat dalam nilai dan konsep.


Sejak didirikan tahun 2012 oleh desainer Zack, Metamorph telah memposisikan dirinya sebagai label yang mengkhususkan diri pada gaun dan setelan couture untuk anak-anak dan remaja. Karya-karyanya dikenal akan detail yang presisi dan desain yang memikat. Namun, keunikan Metamorph tak berhenti di situ—brand ini juga konsisten mengusung keberlanjutan sebagai bagian dari identitasnya. Melalui penggunaan material daur ulang dan sisa produksi, serta kolaborasi dengan komunitas lokal, khususnya para ibu rumah tangga, Zack membuktikan bahwa fashion dapat hadir dengan dampak positif yang luas.


Di panggung JF3 Fashion Festival, koleksi Art of Future menjadi bukti nyata keahlian tangan dan kreativitas Zack. Koleksi ini menonjolkan bordir, beadwork, dan patchwork artistik yang seluruhnya dibuat secara handmade. Menggunakan material lace dan rajut dalam palet monokrom, karya-karya ini tidak sekadar busana, tapi menjadi representasi dari tekstil sebagai seni. Ada keanggunan yang terstruktur, namun tetap lembut dan membumi—sebuah refleksi bagaimana fashion anak bisa tampil modern, etis, dan penuh makna.

Penampilan Metamorph by Zack di JF3 Fashion Festival 2025 menjadi lebih dari sekadar pertunjukan mode. Ini adalah perayaan akan transformasi, pemberdayaan, dan keberanian untuk mengangkat nilai lokal dalam format global. Sebuah langkah maju yang memperkuat peran JF3 sebagai panggung penting bagi pelaku fashion Tanah Air, sekaligus menegaskan bahwa masa depan fashion Indonesia ada dalam tangan-tangan kreatif seperti Zack.