Parade Show K-Fashion: Saat Warisan, Imajinasi, dan Eksplorasi Mode Bertemu di Panggung JF3

JF3 Fashion Festival 2025 kembali menjadi panggung penting bagi kolaborasi internasional di dunia mode. Tahun ini, giliran K-Fashion—panggung perancang mode asal Korea Selatan—yang menghadirkan parade show megah dengan tiga desainer pilihan: Baek Juhee (REONVE), Choi Chung-hoon (DOUCAN), dan Junebok Rhee (RE RHEE). Ketiganya mempersembahkan koleksi yang tak hanya artistik, tapi juga sarat filosofi dan kepekaan terhadap isu keberlanjutan.


Desainer Baek Juhee menghadirkan koleksi “Whispers of Heritage” lewat labelnya, REONVE. Koleksi ini menyuarakan bisikan tradisi dalam kehidupan modern perempuan. Menggunakan material seperti silk dan kain alami lainnya, Baek mengeksplorasi kembali siluet hanbok dengan teknik bordir, quilting, dan detail pleats khas Korea. Potongannya yang elegan merefleksikan keanggunan Timur, sembari tetap adaptif dalam gaya hidup kontemporer. Setiap busana dirancang sebagai perwujudan kerajinan tangan yang memadukan keberlanjutan, estetika, dan cerita keluarga dari generasi ke generasi.


Sementara itu, Choi Chung-hoon, pendiri brand DOUCAN, menampilkan koleksi “Memory Reconstruction”. Koleksi ini merupakan refleksi dari memori pribadi dan arsip perjalanan desainnya selama lebih dari satu dekade. Dengan eksplorasi warna-warna tegas seperti emas dan merah, motif grafis ciptaannya sendiri, serta detail tassel yang dibuat dari rambut palsu daur ulang, DOUCAN menggabungkan teknik couture dengan keberlanjutan secara dramatis dan emosional. Setiap tampilan menunjukkan bagaimana kenangan bisa berevolusi menjadi bentuk artistik baru yang hidup.


Lain halnya dengan RE RHEE dari desainer Junebok Rhee, yang mempersembahkan koleksi bertema “This Appearance; Disappearance”. Koleksi ini mengangkat filosofi kefanaan dalam fashion—bahwa segala keindahan adalah sementara. Melalui siluet yang terstruktur namun melankolis, material blur dan transparan, serta ruang-ruang kosong dalam desainnya, Rhee mengajak kita merenungi makna eksistensi. Koleksi ini juga menjadi refleksi dari perubahan emosi, waktu, dan ingatan, yang divisualisasikan secara puitis.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata dari langkah strategis JF3 Fashion Festival dalam membangun jaringan internasional yang kuat. Keikutsertaan para desainer Korea Selatan dalam parade show K-Fashion merupakan hasil kerja sama lintas negara yang semakin mengukuhkan posisi JF3 sebagai platform mode berskala global.