Naeos by Boy Barja Sajikan Eksplorasi Tradisi dan Modernitas di JF3 Fashion Festival 2025
Dalam perhelatan JF3 Fashion Festival 2025, desainer Boy Barja menghadirkan label andalannya, Naeos, lewat koleksi bertajuk “Art & Beat”. Koleksi ini menjadi perwujudan dari perjalanan panjang Boy di dunia mode—berangkat dari profesinya sebagai guru modeling dan seniman visual selama lebih dari dua dekade, hingga akhirnya mendirikan Naeos pada 2020 sebagai bentuk transformasi kreatif menuju panggung mode nasional dan internasional.
Koleksi “Art & Beat” menghadirkan 30 looks yang menggabungkan berbagai kekayaan kain tradisional Indonesia seperti batik tenun, brokat tile, hingga material modern seperti kulit dan denim. Tak hanya memadukan tekstur dan warna yang dinamis, Boy juga menerapkan pendekatan sustainable fashion lewat pemanfaatan limbah kain perca. Keunikan koleksi ini terletak pada teknik transformasi two-look—satu busana yang bisa berubah dari tampilan kasual menjadi kasual pesta, menghadirkan fleksibilitas dan kejutan visual dalam satu helai pakaian.
Setiap karya Naeos dirancang sebagai made-to-order, menjaga presisi ukuran dan karakteristik personal pemakainya. Hal ini menunjukkan komitmen sang desainer dalam menjaga eksklusivitas dan nilai seni di setiap rancangannya. Melalui koleksi ini, Boy Barja tak hanya memperlihatkan keahliannya dalam mengolah estetika dan siluet, tetapi juga menghadirkan narasi yang kuat tentang harmoni antara tradisi, seni, dan semangat inovatif.
Kehadiran Naeos di JF3 kali ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring serta mengenalkan filosofi desainnya yang artistik dan berwawasan budaya kepada audiens yang lebih luas. Dengan “Art & Beat”, Boy Barja mengajak kita untuk melihat bahwa dalam setiap denyut modernitas, selalu ada ruang untuk menghargai warisan budaya—dengan cara yang segar, berani, dan penuh makna.