JF3 Bawa Fashion Indonesia Tembus Seoul Premium Showroom!

Seoul dan Jakarta kini terhubung melalui bahasa universal yakni fashion. Pada 1–3 November 2025, Hi Seoul Showroom, platform mode publik yang didukung oleh Pemerintah Metropolitan Seoul, resmi bekerja sama dengan JF3 Fashion Festival untuk menghadirkan pameran global “JF3 x Hi Seoul Showroom” di Dongdaemun Design Plaza (DDP).

Kolaborasi ini menjadi tonggak penting dalam memperluas kehadiran fashion Indonesia di kawasan Asia Timur. Lebih dari sekadar pameran, acara ini menggabungkan showroom, pop-up store, sesi B2B2C, dan press networking, sebuah program yang dirancang sebagai strategi pemasaran global yang nyata antara dua kota mode terkemuka Asia.

Fashion Diplomacy sebagai Soft Power Baru

Gelombang budaya Korea (K-Wave) selama beberapa tahun terakhir telah membentuk selera global, dari musik, drama, hingga mode. Kini, melalui kolaborasi JF3 dan Hi Seoul Showroom, Indonesia turut mengambil posisi strategis dalam arus tersebut, bukan sekadar pengikut tren, melainkan mitra dalam membentuk wajah baru fashion Asia.

“Kolaborasi ini adalah model simbolik dari pertukaran budaya dan bisnis antara Seoul dan Jakarta,” ujar Yang Hye-jin, CEO MCC Global. Ia menambahkan, “Proyek JF3 x KOREA Global Project akan berkembang ke Jakarta, Paris, Tokyo, hingga Bangkok, dan menjadi platform berkelanjutan yang memperkuat daya saing K-Designer di pasar internasional.”

Sementara itu, Hong Jae-hee, CEO Hi Seoul Showroom, menekankan pentingnya langkah ini bagi K-Fashion. “Kami akan terus memperluas kolaborasi internasional agar desainer Korea dapat bersaing secara percaya diri di pasar dunia. Kerja sama ini menjadi batu loncatan penting untuk menjadikan K-Fashion terkoneksi dengan industri global.”

Desainer Indonesia dan Korea dalam Satu Kanvas Asia


Pameran ini menghadirkan 8 brand desainer Korea-termasuk Le Yiel, Arts de Baes, Ahhorn, Antonio Shin, Fleno, Freaks by Kim Tae Hoon, Nuosmiq, dan Pyogo Studio-bersanding dengan 3 brand unggulan Indonesia yakni Lakon Indonesia, Ernesto Abram, dan Hartono Gan. Sebagai tamu istimewa, brand Prancis Maison Jérôme Blin juga turut berpartisipasi dengan koleksi haute couture yang memadukan siluet artistik dan keindahan alam.

Menariknya, kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari JF3 2025 di Jakarta yang sebelumnya mengundang desainer Korea seperti Choi Chung-hoon (DOUCAN), Jonbook Lee (RE RHEE), dan Baek-Ju-hee (REONVE) untuk tampil dalam runway. Kini, hubungan itu berbalik arah, membawa semangat kreatif Indonesia menuju jantung mode Korea.

Choi Chung-hoon desainer DOUCAN, menyebut bahwa, “JF3 sebagai gerbang penting bagi desainer Korea untuk memahami pasar ASEAN. Melalui partisipasi ini, saya dapat merasakan secara langsung bagaimana respons pasar, sekaligus membangun jaringan dengan para pelaku industri global” Ia menilai partisipasinya di Jakarta menjadi pengalaman berharga untuk merasakan langsung respons pasar sekaligus memperluas jejaring internasional.

Membangun Ekosistem Fashion Asia yang Berkelanjutan

Lebih dari sekadar pameran mode, program “JF3 x Hi Seoul Showroom” dirancang sebagai business networking hub yang mempertemukan desainer, buyer, media, serta pelaku industri dari kedua negara. Interaksi lintas budaya ini membuka ruang kolaborasi baru dan memperluas peluang bisnis di sektor fashion Asia.


Dalam rangkaian acara tersebut, tiga fashion creator Indonesia yakni LAKON IndonesiaErnesto Abram, dan Hartono Gan, turut tampil di exhibition dan press day di Hi Seoul Showroom. Kehadiran mereka berhasil menarik perhatian para profesional industri Korea, termasuk sejumlah buyer yang menunjukkan minat tinggi hingga melakukan transaksi langsung selama pameran berlangsung.

Respons positif ini menjadi bukti nyata bahwa karya mode Indonesia tidak hanya memiliki daya saing, tetapi juga relevan di pasar internasional. Lebih dari itu, kehadiran para desainer ini menegaskan kekuatan craftsmanship lokal yang mampu beradaptasi dengan pendekatan desain global, menjadikan Indonesia bagian penting dalam peta baru fashion Asia yang terus berkembang.

Menatap Masa Depan: Dari Seoul ke Dunia


Melalui JF3 x Hi Seoul Showroom, Jakarta dan Seoul kini saling bertukar energi kreatif dalam membangun ekosistem fashion Asia yang progresif. JF3 memperluas diplomasi budayanya, dari pameran di Paris dan Osaka, hingga kolaborasi dengan Busan dan kini Seoul yang menegaskan visinya sebagai jembatan antara craftmanship dan inovasi.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa fashion diplomacy bukan sekadar slogan, tetapi kekuatan nyata yang menyatukan negara, budaya, dan kreativitas dalam satu visi: menjadikan Asia sebagai pusat fashion global yang berkelanjutan.

Baca Juga: JF3 x Korea: Kolaborasi Strategis yang Membuka Babak Baru Fashion Asia