Oxford Society adalah brand fashion yang didirikan oleh Brian Sutedja, dengan mengambil inspirasi dari gaya busana kampus dan kantor ala Oxford. Sesuai dengan inspirasi yang diambil, desain dari busana yang dikeluarkan memiliki nuansa formal, preppy, dan klasik. Dengan pendekatan tailoring klasik yang dipadukan sentuhan modern, Oxford Society menyasar generasi muda yang menginginkan tampilan rapi, elegan, namun tetap kasual.
Di JF3 2025, Oxford Society mempersembahkan koleksi perdananya di atas panggung runway dalam parade show LAKON Store bertajuk "P.S. I LOVE YOU" pada Sabtu, 2 Agustus 2025 pukul 16.30 WIB di Re-Crafted Hall, Summarecon Mall Serpong. Mengusung subtema "Undeserved Love", koleksi ini terinspirasi dari busana kantor klasik yang diinterpretasikan ulang melalui penjahitan yang lebih lembut dengan siluet terstruktur berpadu dengan garis lengkung dan simpul yang bersahaja, menciptakan karya yang terasa tenang sekaligus intim. Melalui debut runwaynya, Oxford Society ingin menyampaikan pesan tentang cinta yang tenang,tidak harus lantang, tapi mengakar. Selain berpartisipasi pada runaway JF3 2025, Oxford Society juga turut ikut dalam pameran DRP Paris di JF3 2025 yang menampilkan lebih dari 80 brand lokal dan internasional.
More Info
Website : http://www.oxfordsociety.co/
Oxford Society adalah brand fashion yang didirikan oleh Brian Sutedja, dengan mengambil inspirasi dari gaya busana kampus dan kantor ala Oxford. Sesuai dengan inspirasi yang diambil, desain dari busana yang dikeluarkan memiliki nuansa formal, preppy, dan klasik. Dengan pendekatan tailoring klasik yang dipadukan sentuhan modern, Oxford Society menyasar generasi muda yang menginginkan tampilan rapi, elegan, namun tetap kasual.
Di JF3 2025, Oxford Society mempersembahkan koleksi perdananya di atas panggung runway dalam parade show LAKON Store bertajuk "P.S. I LOVE YOU" pada Sabtu, 2 Agustus 2025 pukul 16.30 WIB di Re-Crafted Hall, Summarecon Mall Serpong. Mengusung subtema "Undeserved Love", koleksi ini terinspirasi dari busana kantor klasik yang diinterpretasikan ulang melalui penjahitan yang lebih lembut dengan siluet terstruktur berpadu dengan garis lengkung dan simpul yang bersahaja, menciptakan karya yang terasa tenang sekaligus intim. Melalui debut runwaynya, Oxford Society ingin menyampaikan pesan tentang cinta yang tenang,tidak harus lantang, tapi mengakar. Selain berpartisipasi pada runaway JF3 2025, Oxford Society juga turut ikut dalam pameran DRP Paris di JF3 2025 yang menampilkan lebih dari 80 brand lokal dan internasional.
More Info
Website : http://www.oxfordsociety.co/