Jeremy Hartono atau yang akrab disapa Jeje, sosok dibalik berdirinya BeSpoke. Jeje dikenal lewat pendekatan desainnya yang unik dan eksperimental, kerap memadukan elemen kultural dari berbagai daerah maupun mancanegara dengan sentuhan modern dan nuansa vintage sekaligus. Karyanya sering tampil nyeleneh, tidak biasa, bahkan cenderung “berantakan”—namun justru itulah ciri khas yang membuat setiap rancangannya terasa segar, tidak membosankan, dan memiliki identitas kuat.
Di panggung JF3, Jeremy Hartono telah berpartisipasi dalam JF3 Fashion Festival pada tahun 2024. Di JF3 2025, Bespoke akan menampilkan koleksinya yang bertajuk “Embodiment Malfunction”, sebuah interpretasi eksperimental yang menantang standar keindahan dan kesempurnaan dalam fashion. Terinspirasi dari datarnya budaya pop arus utama, koleksi ini menampilkan siluet yang terdistorsi, tekstur layaknya glitch, serta bentuk-bentuk tak lazim yang menciptakan ketegangan antara realitas dan absurditas. Perpaduan elemen organik dan artifisial dirangkai dalam warna-warna kontras dan pola tidak beraturan, menghadirkan kesan eksentrik namun penuh makna. Melalui pendekatan yang berani dan tidak biasa, BeSpoke mengajak penonton untuk melihat mode sebagai medium reflektif—yang mempertanyakan fungsi, estetika, dan identitas di tengah era post-human.
Be Spoke akan menampilkan 60 koleksinya pada Sabtu, 2 Agustus 2025, pukul 18:30 di Re-Crafted Hall, Summarecon Mall Serpong.
More Info
Instagram: www.instagram.com/bespoke.project